4 Cara Mengakali Minyak Goreng Mahal Jelang Ramadan - MAHI

Minyak Goreng Mahal Jelang Ramadan, Inilah 4 Cara Mengakalinya!

Simpan ke bagian favorit

Rian Farisa|Maret 28, 2022

Setelah kemarin minyak goreng langka, kini masyarakat Indonesia dihadapkan dengan satu fenomena baru yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Minyak goreng mahal! Bagi kamu yang berkutat sehari-hari di dapur, dampaknya tentu begitu terasa. Ini dikarenakan begitu banyak masakan Indonesia, camilan ataupun makanan berat, yang dimasak dengan cara digoreng.

Padahal, kamu bisa menyiasatinya dengan mudah! Selain bisa lebih berhemat, kamu juga bakal lebih terampil di dapur dengan mengolah makanan dalam berbagai cara. Jadi daripada bersedih, yuk, coba cara-cara berikut!

1. Berkreasi dengan menu tumisan

Hasil masak resep capcay sayuran disajikan dalam piring hitam.
Siapapun kini bisa memasak capcay seenak di restoran! (Foto: Shutterstock)

Begitu banyak masakan tumisan yang kamu bisa kuasai sebagai pengganti kegiatan goreng menggoreng. Menumis adalah alternatif mudah buat kamu yang boleh jadi belum terlalu nyaman memasak dengan cara mengukus ataupun memanggang. Dengan bumbu yang tidak maksimalis, masakan tumisan umumnya mudah untuk mencapai derajat rasa lezat. Selain itu, proses memasaknya terbilang cepat dan praktis persiapannya!

“Tapi, kan, menumis masih menggunakan minyak!”. Nah, jangan khawatir soal ini karena kamu bisa mengontrol takaran penggunaannya. Ini berbeda dengan proses deep-fry yang memang terkadang harus dilakukan untuk beberapa jenis resep gorengan. Menumis atau stir-fry hanya menggunakan sedikit minyak, atau mungkin sekitar 3 sampai 4 sendok makan saja untuk menu yang bisa dinikmati beberapa orang sekaligus! Itulah sebabnya kamu tidak perlu khawatir dengan minyak goreng mahal, karena stoknya akan lebih awet dengan menumis.

Di bulan Ramadan ini, banyak menu tumisan yang wajib banget kamu coba. Misalnya untuk sahur, ada menu capcay sayuran ataupun tumis buncis wortel dan jamur enoki. Kemudian untuk berbuka puasa, siapkan Royco Saus Tiram dan coba resep-resep istimewa seperti cumi saus tiram atau bahkan, kepiting saus tiram!

2. Minyak goreng mahal? Masak saja gulai dan opor

Masakan Ramadan dan juga Idul Fitri tidak jauh-jauh dari yang namanya gulai, opor, atau semur. Selain ayam, segala jenis protein lainnya yang bisa kamu olah sehingga masakan klasik ini jadi lebih variatif. Lebih hemat dan tak kalah lezatnya, kamu juga bisa menggunakan protein nabati seperti opor tahu tempe. Bahkan opor telur saja selalu mengundang selera, bukan? Kedua resep yang disebut terakhir disebut bahkan tidak membutuhkan minyak sama sekali untuk proses pembuatannya.

Sementara itu, kamu juga bisa memanfaatkan betapa praktisnya Bango Bumbu Kuliner Khas Nusantara. Dengan menggunakannya, kamu dapat dengan mudah menyiapkan menu-menu seperti opor daging ataupun opor ayam Jawa dengan cepat. Untuk keduanya, kamu hanya membutuhkan sedikit minyak saja saat menumis rempah sebelum memasaknya dengan bumbu siap pakai ini. Tambahkan daging ataupun ayam, masak hingga selesai, maka tak lama hidangan tradisional favorit keluarga bisa dinikmati!

3. Ramadan lebih sehat dengan menu kukusan

Selain bisa tidak menggunakan minyak, metode mengukus digadang-gadang sebagai cara masak paling sehat di antara lainnya. Ini dikarenakan mengukus tidak melibatkan suhu tinggi atau proses masak yang bersentuhan dengan bahan makanannya lalu merusak nilai gizinya. Selain itu, makanan yang dikukus umumnya ditutup saat dimasak. Misalnya dengan aluminium foil, sehingga gizi yang menguap kembali lagi ke makanannya.

Di antara yang bisa kamu coba untuk sahur adalah resep nasi tim ayam yang kaya nutrisi. Ataupun untuk menu takjil yaitu siomay buatan kamu sendiri di rumah! Seru, kan?

4. Ide-ide makanan rebusan dan berkuah

Seseorang tengah menyendokkan sup ke dalam mangkuk.
Menikmati menu berkuah hangat saat berbuka puasa membantu menjaga kesehatan tubuh. (Foto: Shutterstock)

Aneka menu berkuah seperti sup adalah beberapa di antara favoritnya orang Indonesia. Apalagi di saat Ramadan, direkomendasikan untuk sahur atau berbuka puasa dengan menu hangat berkuah. Selain membantu hidrasi, makanan berkuah juga umumnya memiliki gizi lengkap dan baik untuk pencernaan. Bonusnya, di saat harga minyak goreng mahal, menu rebusan umumnya tidak melibatkan proses goreng menggoreng ataupun menggunakan minyak.

Ngomong-ngomong makanan yang direbus, kamu juga bisa praktis memasak dengan menggunakan Bango Bumbu Kuliner Nusantara Rawon Khas Malang. Masak Apa Hari Ini punya beberapa menu rawon untuk dicoba yang dibuat dari daging ayam ataupun sapi. Jadi pastikan untuk mencobanya di bulan puasa ini, ya!

Sekarang kamu tahu bahwa menggoreng bukanlah satu-satunya metode memasak yang harus dilakukan setiap hari di rumah. Tentunya kamu akan merindukan beberapa masakan gorengan yang favorit di masa-masa seperti ini. Demi berhemat dahulu hingga harga minyak goreng mahal ini kembali stabil, tentunya kamu tak hanya harus berkeluh kesah. Kamu bisa menjadi lebih kreatif di dapur dengan mendalami berbagai resep ini ataupun menggunakan alat-alat masak seperti slow cooker, air fryer, dan juga oven.

Selamat berjuang di dapur!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.