Makanan Berserat untuk Pencernaan Sehat Selama Ramadan - MAHI

Mengenal Makanan Berserat untuk Pencernaan Sehat Selama Ramadan

Simpan ke bagian favorit

Rian Farisa|Maret 10, 2022

“Makanan berserat itu baik untuk kesehatan”. Sering rasanya kita mendengar pernyataan tersebut, tapi apa sih sebetulnya makanan berserat itu? Bahkan wajar bila kita juga kurang paham mengenai konsep “serat” sendiri. Sementara itu bulan Ramadan tak lama lagi hadir di tengah-tengah kita dan tuntutan untuk mengonsumsi makanan berserat semakin tinggi. Nah, sepertinya kita perlu bahas tuntas nih soal serat dan berbagai manfaatnya bagi tubuh!

Serat dan beragam manfaatnya

Serat atau dietary fiber adalah sejenis karbohidrat dari tumbuhan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh kita. Serat umumnya hanya melewati saja bagian-bagian tubuh seperti perut, usus, hingga keluar dari tubuh kita. Bicara soal jenisnya terdapat dua, yaitu yang larut dan tidak larut dalam air. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda bagi tubuh dan berasal dari sumber makanan yang berbeda pula. Misalnya serat yang larut dapat membantu meregulasi tingkat gula darah dalam tubuh dan menurunkan kolesterol. Sementara itu, serat yang tidak larut adalah yang bermanfaat untuk saluran pencernaan kita.

Lebih jauhnya, kita juga tidak bisa melupakan jasa bakteri baik dalam saluran pencernaan kita. Kebanyakan dari karbohidrat, protein, dan lemak biasanya diserap oleh tubuh dan sisanya hanya sedikit yang bisa dikonsumsi oleh bakteri baik. Di sinilah peranan serat menjadi penting sebagai makanan untuk bakteri pencernaan. Sebagai kompensasinya, bakteri baik ini menghasilkan nutrisi bagi sel-sel di dalam usus, mengurangi peradangan, dan membantu kelancaran pencernaan makanan.

Macam-macam makanan berserat

Semangkuk serealia disajikan.
Serealia adalah salah satu makanan berserat yang baik untuk tubuh. (Foto: Shutterstock)

Di bulan Ramadan, asupan makanan bagi tubuh lebih terbatas dari biasanya. Misalnya di saat sahur, kita lebih cenderung mengonsumsi apa saja yang menggugah di kala selera makan kita belum terbentuk. Sementara di waktu berbuka puasa, ada dorongan lebih untuk menikmati makanan yang kurang sehat dan tidak mengandung banyak serat. Maka tak heran bila siklus pencernaan kita di bulan Ramadan seolah berubah dan konstipasi bisa lebih sering terjadi.

Itulah sebabnya kita perlu berdisiplin dalam memilih makanan apa saja yang kita konsumsi, baik saat sahur maupun iftar. Menurut Harvard School of Public Health, ada beberapa ide yang bisa kita terapkan agar lebih banyak mengonsumsi makanan berserat. Misalnya seperti mengonsumsi buah utuh daripada meminum jusnya, mengonsumsi kacang-kacangan sebagai pengganti daging, mengonsumsi sayuran mentah ketimbang makanan olahan, serta mengonsumsi serealia atau nasi merah sebagai pengganti roti, pasta, ataupun nasi putih.

Lantas, makanan berserat apa lagi yang sebaiknya dikonsumsi, ya? Berikut adalah beberapa ide yang bisa kita coba di bulan Ramadan nanti!

1. Mengonsumsi buah-buahan

Buah-buahan adalah sumber serat yang mumpuni untuk dikonsumsi selama bulan puasa. Salah satu contohnya adalah tradisi sejak zaman Nabi untuk mengonsumsi kurma baik di saat sahur dan berbuka puasa. Ternyata secara medis juga terbukti bahwa buah kurma adalah salah satu superfood yang memiliki banyak kelebihan. Kurma bisa meringankan sakit kepala karena tingkat gula darah yang rendah ketika berpuasa. Selain itu, kurma adalah sumber energi dan mineral seperti potassium, tembaga, mangan, dan tentunya – serat. Alternatif buah-buahan sehat lainnya selain kurma adalah aprikot, buah tin, serta kismis.

Jangan lupa, Masak Apa Hari Ini punya cara menarik untuk menikmati buah-buahan. Pastikan untuk mencoba resep salad buah ataupun resep Teh Susu Kurma Karamel ini, ya!

2. Berkreasi membuat salad sayur

Cara membuat salad sayur di rumah.
Cara membuat salad sayur di rumah bisa dimulai dengan bahan apa saja. (Foto: Shutterstock)

Seperti yang direkomendasikan Harvard, sayuran mentah adalah salah satu sumber serat yang baik. Semakin beragam dan berwarna isi hidangan salad, maka semakin banyak vitamin, mineral, dan serat yang bisa kita dapatkan. Tak hanya sayur, kamu bisa menggabungkan buah-buahan serta makanan sehat lainnya dalam seporsi salad sayur yang kamu buat. Misalnya ada kehadiran buah avokad, kacang-kacangan, ataupun superfood lainnya seperti quinoa serta kacang arab untuk tambahan protein.

Di antara resep salad dari MAHI yang bisa kamu coba adalah salad edamame rumput laut.

3. Menikmati serealia untuk sahur

Dari begitu banyak pilihan, sebaiknya kita mencari serealia yang kandungan seratnya tinggi dan difortifikasi dengan nutrisi lainnya seperti vitamin serta mineral. Serealia biasanya dipadukan dengan susu yang juga akan membantu memenuhi kebutuhan kalsium, iodine, dan vitamin kita. Agar lebih bervariasi dan teksturnya tidak membosankan, kita juga bisa menambahkan buah-buahan seperti pisang, stroberi, dan lain-lain.

Bagaimana cerita tentang makanan berserat hari ini? Sekarang kita semakin mengenal betapa besarnya peranan serat untuk kesehatan tubuh kita. Jadikan Ramadan tahun ini untuk membentuk kebiasaan baik mengonsumsi makanan berserat dan variasinya, ya! Pastikan juga untuk followlike, dan jika ada pertanyaan atau ingin request resep, kamu bisa langsung bertanya di kolom komentar akun Instagram Masak Apa Hari Ini.

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.