Cara Membuat Sate Kambing Empuk dan Tidak Bau - MAHI

Inilah Rahasia Cara Membuat Sate Kambing Empuk dan Tidak Bau!

Simpan ke bagian favorit

Tim MAHI|Mei 20, 2022

Idul Fitri sudah berlalu dan tak terasa Idul Adha akan segera tiba. Hanya dalam selang dua bulan saja kita kembali disibukkan untuk sebuah perayaan besar dan makanan kembali menjadi pusat perhatiannya. Dari urusan berkurban hingga memasak, daging kambing menjadi bintangnya. Tak heran bila cara membuat sate kambing empuk dan tidak bau selalu saja dicari setiap tahunnya.

Bau prengusnya memang bukan untuk semua orang, meskipun bagi penggemar daging kambing menjadi daya tarik tersendiri. Daging sapi yang relatif bebas bau prengus menjadi tolok ukur banyak orang. Maka tak heran bila banyak yang mengagumi para koki atau restoran yang bisa mengolah daging kambing dengan baik. “Enak tapi tidak bau, lho!”, kurang lebih itulah ekspresi kekaguman kita.

Agar olahan dapur kita saat Idul Adha nanti bisa diterima seluruh keluarga dan tamu yang hadir, maka ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Selebihnya soal resep, kita bisa mencontek banyak resep dari Masak Apa Hari Ini untuk dicoba saat Idul Adha nanti!

1. Apakah daging harus dicuci atau tidak?

Paha kambing mentah siap diolah.
Ketahui cara mengolah daging kambing agar tidak bau dan empuk. (Foto: Shutterstock)

Cara membuat sate kambing empuk dan tidak bau dimulai dari soal cuci mencucinya terlebih dahulu. Jawabannya adalah, sebaiknya daging tidak dicuci karena akan menjadikannya lebih alot, dan ini diamini juga oleh para pedagang daging di pasar. Kemudian, Kementrian Pertanian Amerika Serikat (USDA) juga tidak merekomendasikan untuk mencuci daging karena hanya akan mencemarinya dengan bakteri dan berpotensi terjadinya kontaminasi silang dengan sekelilingnya, baik itu dengan makanan lainnya, alat-alat masak, ataupun permukaan dapur.

Meskipun demikian, kita yang hidup di Indonesia umumnya mendapatkan daging dari pasar basah ataupun saat kurban dari hasil pemotongan massal secara terbuka. Sehingga bisa saja di antara potongan daging terdapat serpihan tulang ataupun darah serta kotoran lainnya. Inilah mengapa mencuci daging menjadi satu kebiasaan tersendiri pada masyarakat kita. Maka alternatifnya adalah membersihkan daging sedapat mungkin dengan menggunakan tisu dapur yang bersih.

2. Pisahkan bagian lemaknya

Lanjutkan dengan melakukan trimming, atau memisahkan bagian lemak dari daging. Agar mudah prosesnya, sebaiknya lakukan saat daging berada dalam keadaan dingin dan potong berlawanan arah uratnya. Kemudian, masak ketika suhu daging sudah mencapai suhu ruangan. Selain tersisa bagian daging empuknya saja, memisahkan lemak menghindarkannya dari baru prengus. Biasanya, bau ini muncul saat lemak ikut dimasak sehingga langkah ini menjadi solusi bagi mereka yang kurang menggemari bau khas kambing tersebut.

Di titik ini mungkin kita bertanya, apa, sih, yang menyebabkan bau kambing tersebut? Jawabannya adalah pangan ternak kambing yaitu rumput. Klorofil memiliki komponen yang disebut phytol dan berkontribusi pada bau tersebut. Menariknya, lemak kambing merupakan jenis lemak tak jenuh yang lebih sehat dan berbeda dengan lemak jenuh dari babi ataupun sapi. Kemudian, lemak tak jenuh mudah teroksidasi sehingga bila ditambah komponen phytol tadi, maka lengkap sudah wangi khas kambing akan segera tercium.

3. Pilih daging kambing muda

Seringkali kita mendengar istilah “daging kambing muda” yang digadang-gadang banyak orang lebih enak. Ini benar adanya, karena daging kambing muda memang cenderung lebih empuk dan asupan rumputnya masih sedikit sehingga tidak terlalu menghasilkan bau. Sedikit fakta menarik, dalam bahasa Inggris, kambing muda disebut dengan kata lamb, sementara yang umurnya di atas satu tahun disebut sebagai mutton.

4. Marinasi dengan menggunakan buah nanas

Tidak selalu kita berkesempatan mendapatkan daging kambing muda atau yang tidak berlemak. Maka ada cara lain yang bisa ditempuh agar memastikan daging kambing betul-betul lembut dan mudah untuk dinikmati. Buah nanas adalah jawabannya! Blender nanas terlebih dahulu dengan bumbu marinasi daging, tumis, lalu lumuri semua daging yang dipotong. Pastikan untuk didiamkan terlebih dahulu sebelum diolah dan ini perlu dilakukan sekurang-kurangnya selama 30 menit. Bila lebih lama lagi, maka daging akan lebih empuk dan bumbu lebih meresap.

Setelah menempuh langkah-langkah tadi maka kita sudah memenuhi syarat cara membuat sate kambing empuk dan tidak bau. Pastikan untuk menyiapkan sate kambing lebih banyak dengan bumbu kecap pedas karena akan jadi rebutan. Nah, Idul Adha sudah siap kita hadapi dan mari kita nikmati bersama keluarga dan mereka yang membutuhkan! Selamat mencoba!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.