Makanan yang Cocok bagi Penderita Maag Saat Berpuasa

Simpan ke bagian favorit

Maddie|April 20, 2018

Bulan puasa identik dengan kambuhnya sakit maag? Wah, itu berlebihan kok teman-teman. Yuk, simak jabaran Maddie berikut ini supaya sakit maag kamu bisa diantisipasi dan puasa di bulan Ramadan tetap jalan maksimal. Termasuk di antaranya adalah makanan yang cocok bagi penderita maag.

Untuk teman-teman yang mengidap masalah maag, mungkin datangnya bulan Ramadan masih membawa kekhawatiran tersendiri. Perut kosong selama setidaknya 13 jam biasanya diasumsikan dapat menyebabkan maag kambuh dan membatalkan puasa. Sayangnya, asumsi yang kurang tepat ini malah membuat kamu urung berpuasa sama sekali.

Padahal puasa itu justru banyak memberikan manfaat, baik secara nilai-nilai religi maupun kesehatan. Sebetulnya hanya berbekal perencanaan yang tepat, maka puasa masih bisa tetap dijalankan sebagaimana mestinya. Tapi ada beberapa hal nih yang bisa diantisipasi dari sakit maag kamu – bahkan sejak sebelum bulan Ramadan dimulai.

Nah, apa sajakah itu? Maddie akan bagi dalam beberapa tahap ya.

Kenali dulu penyebabnya

Persiapkan diri dengan pemeriksaan dini.
Persiapkan diri dengan pemeriksaan dini. (Foto: Shutterstock)

Penyakit maag secara kedokteran dikenal dengan istilah gastritis atau dispepsia, yaitu peradangan dalam lambung yang menyebabkan rasa perih dan bisa menyebabkan mual hingga muntah. Melalui pemeriksaan endoskopi, maka kamu bisa mengidentifikasi dua kemungkinan penyebabnya.

Yang pertama adalah dispepsia fungsional atau sakit maag yang tidak memiliki kaitan dengan masalah kelainan anatomi. Sementara dispepsia organik adalah kebalikannya – misalnya sakit maag terjadi karena adanya luka pada kerongkongan, lambung, usus, dan beberapa kondisi anatomis lainnya.

Lakukan identifikasi ini sejak sebelum Ramadan, teman-teman. Sehingga kamu bisa cegah atau minimalisir resiko kambuh dengan melakukan pengobatan dan hal-hal lainnya. Tapi untuk kali ini Maddie akan bahas khusus mengenai dispepsia fungsional yang kasusnya lebih umum.

Ketika maag kambuh

Ketika maag menyerang, obat yang mengandung antasida akan menetralisir asam lambung.
Ketika maag menyerang, obat yang mengandung antasida akan menetralisir asam lambung. (Foto: Shutterstock)

Menurut para dokter, setelah 6 sampai 8 jam perut dalam keadaan kosong maka kadar asam lambung berpotensi naik dan menyebabkan rasa perih. Kabar baiknya adalah ini merupakan gejala yang biasanya hanya terjadi pada seminggu pertama saja. Bila puasa kamu rutin, semestinya gejala ini tidak akan terjadi lagi di sisa waktu Ramadan. Ditambah dengan mengonsumsi makanan yang cocok bagi penderita maag maka semuanya bisa diantisipasi.

Bila maag kambuh maka obat yang umum digunakan adalah antasida. Tersedia dalam bentuk tablet atau cair, obat ini akan menetralisir asam lambung yang terlalu tinggi dan menghilangkan rasa perih. Selain itu fungsinya adalah untuk melindungi dinding lambung akibat asam yang terus diproduksi sekaligus untuk membantu mencerna makanan. Bila kondisi ternyata lebih kompleks, maka sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter dan biasanya ada beberapa pilihan obat lain dengan tujuan yang lebih spesifik.

Makanan yang cocok bagi penderita maag

Menjaga makanan apa saja yang dikonsumsi selama Ramadan akan membantu mengurangi resiko maag.
Menjaga makanan apa saja yang dikonsumsi selama Ramadan akan membantu mengurangi resiko maag. (Foto: Shutterstock)

Bila maag terjadi pada orang yang sehat, maka cukup dengan mengatur menu saat sahur dan berbuka dengan benar. Hindari makanan-makanan yang banyak mengandung gas seperti kol atau sawi. Selain itu ada juga minuman-minuman yang bisa memancing naiknya asam lambung seperti kopi, jeruk, atau susu. Begitupun untuk minuman bersoda karena mengandung gas.

Selain itu hindari makanan yang sulit dicerna dan memicu hadirnya maag – seperti makanan berlemak, kue-kue, coklat, dan juga keju. Selain itu hindari juga makanan yang bisa langsung merusak dinding lambung seperti yang pedas-pedas atau mengandung cuka.

Makanan yang cocok bagi penderita maag dimulai dari karbohidrat yang dicerna perlahan seperti gandum-ganduman atau nasi merah. Selain lebih sehat, makanan ini dicerna lebih lama sehingga rasa kenyang juga semakin panjang. Buah yang cocok untuk penderita maag adalah kurma yang nilai gizinya sangat tinggi. Selain itu ada juga kacang badam, pisang, dan juga madu. Jangan lupa juga untuk minum air yang cukup.

Apabila kamu harus minum obat, maka sahur adalah saatnya. Jadi jangan lupa untuk bangun lebih awal agar semua kebutuhan nutrisi dan pengobatan kamu bisa terpenuhi dengan baik.


Ketika nyeri itu kambuh, maka hanya kamu yang bisa menilai sendiri apakah badan masih tetap kuat untuk melanjutkan atau tidak. Sekiranya sangat mengganggu, puasa bulan Ramadan bisa diganti dengan hari lain kok teman-teman. Yang penting ikhtiar kamu sudah maksimal sejak awal.

Semoga dengan kiat-kiat tadi puasa kamu di bulan Ramadan ini akan menjadi lebih maksimal ya! Selain itu ada juga tips-tips sehat lainnya agar bisa bugar saat tarawih di bulan puasa ini.

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.