Bugar Saat Tarawih Dengan 7 Kiat Sehat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Simpan ke bagian favorit

Maddie|Mei 18, 2018

Ada banyak hal yang bisa kita pelajari hanya dengan berpuasa di bulan Ramadhan. Selain lebih segar karena badan bisa beristirahat dari asupan makanan yang berlebih, ternyata berpuasa bisa menata keseharian kita. Rupanya, ada kiat-kiat agar Tarawih kamu selama Ramadhan tetap dapat dilakukan dalam keadaan segar bugar!

Seperti bulan puasa pada umumnya, biasanya shalat Tarawih menjadi penutup dari rangkaian cerita harian di bulan Ramadhan setelah seharian bekerja. Meski besar faedahnya, Tarawih masih seringkali dilalaikan karena alasan capek ataupun acara buka puasa yang kurang tepat. Yuk disimak kiat-kiatnya.

Tetap jaga rutinitas sahur

tarawih
Ingin segar selama berpuasa? Selalu sempatkan untuk sahur. (Foto: Shutterstock)

Berhasil beradaptasi dengan dinamika bulan puasa memang membuat badan lebih tahan lapar dan haus, namun bukan berarti sahur boleh dilewatkan begitu saja. Yuk, lawan rasa kantukmu dengan bersantap makanan yang bernutrisi dan akrab di lidah. Cukup luang sedikit waktu untuk mempersiapkan hidangan sahur sebelum tidur, dan kamu pun dijamin lebih semangat untuk menyambut sahur. Salah satu resep yang bisa kamu coba misalnya Bubur Ayam Bulgogi atau Cap-cay Schotel.

Penuhi hari dengan beragam aktivitas

Sayang rasanya kalau puasa diisi hanya dengan bersantai-santai seharian. Dengan beraktivitas maka kita akan menjaga tubuh tetap sehat dan memenuhi kebutuhan untuk bergerak. Maksudku juga bukan dengan berolahraga berat seperti berenang atau lari 10 km dari Blok M hingga Monas, ya! Bisa-bisa kamu malah tepar! Solusinya adalah dengan melakukan latihan ringan seperti jogging atau berjalan-jalan kecil di sekitar rumah.

Buat kamu yang seharian di rumah, tidak ada salahnya menyibukkan diri — misalnya dengan membuat adonan mentah atau memetik sayuran di dapur. Bahan-bahan ini nantinya tinggal kamu masak saat menjelang jam buka puasa.

Sempatkan tidur siang sejenak

tarawih
Bingung mau ngapain saat jam makan siang di bulan puasa? Tidur siang sejenak ternyata menyehatkan! (Foto: Shutterstock)

Pernahkah kamu bingung karena selama bulan puasa waktu istirahat tidak dipakai makan siang? Daripada ngegosip dengan teman sekantor ataupun berkali-kali melirik HP buat melihat ada pesan baru atau nggak, aku sih lebih memilih buat memakai waktu senggang untuk tidur siang singkat selama sekitar 15-20 menit. Meski tidak begitu lelap, tidur siang akan membantu menyegarkan tubuh serta meringankan beban otak yang lelah bekerja tanpa asupan energi sejak pagi.

Belanja takjil secukupnya

Sore hari menjadi waktu yang sangat penting saat berpuasa. Bahkan, pengeluaran kita untuk makanan di bulan puasa cenderung naik karena begitu royalnya kita dalam membeli makanan setelah buka puasa. Siapa sih yang tidak tertarik memborong takjil yang berwarna-warni atau tidak tergoda dengan semerbak wanginya berbagai macam makanan yang dijual menjelang maghrib? Saat segenap organ bermain “orkestra” di perut minta diisi bakwan sayur atau kolak pisang yang tersaji di pinggir jalan, aku pun harus menguatkan hati untuk tidak kalap untuk belanja takjil. Pasalnya, terlalu banyak makan saat berbuka puasa hanya akan membuat perutku terasa begah dan bisa-bisa aku malah jadi ngantuk saat pengajian.

Tunda makan besar hingga setelah Tarawih

Setelah perut seharian kosong, sebaiknya isi dulu dengan makanan yang ringan sehingga tubuh akan kembali segar dan kita pun siap Tarawih dengan maksimal. Setelahnya, baru deh kita hadiahi tubuh dengan makanan enak dalam porsi lebih besar.

Pilih makanan bernutrisi untuk buka puasa

tarawih
Tidak ada yang lebih menyenangkan selain menemukan comfort food yang menyehatkan. (Foto: Shutterstock)

Selalu saja ada bawaan ingin makan enak saat buka puasa sampai mendekati sahur. Tapi, supaya badanmu tetap segar saat Tarawih dan sehat untuk puasa penuh di hari berikutnya, pemilihan menu buka puasa juga penting — pilih yang mengandung protein, sedikit lemak dan karbohidrat secara seimbang. Buat kamu yang suka memasak seperti aku, ini waktu yang tepat untuk mencari inspirasi makanan buka puasa. Salah satu menu yang cuma perlu panci kukus dan wajan di dapur misalnya “Cap-cay Schotel”.

Menjaga asupan air

Minum air dalam jumlah memadai ternyata tidak hanya menjaga tubuh dari kemungkinan dehidrasi, tapi juga menurunkan kemungkinan terserang sakit kepala. Selain minum air putih, tambahan asupan air juga bisa didapat dari buah-buahan yang mengandung banyak air. Misalnya semangka, jambu, stroberi, atau jeruk bali.

Dengan kiat-kiat berpuasa di atas, aku yakin kamu juga bisa menjaga kebugaran tubuh saat berpuasa di pagi hari dan tarawih di malam hari. Semoga puasamu tetap lancar!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.