Jenis Masakan


Beragam Kuliner Indonesia Legendaris Hadir di FJB 2019

Simpan ke bagian favorit

Tim MAHI|Februari 21, 2019

Festival Jajanan Bango 2019 kembali menyapa para penikmat kuliner Indonesia! Tentu sayang bila sampai ketinggalan menikmati berbagai sajian kuliner tradisional Indonesia dalam perhelatan akbar tahunan yang diselenggarakan oleh Bango ini. Sebagai rekomendasi, kami ingin mengajakmu untuk mencoba 10 kuliner legendaris wajib coba di FJB 2019. Berikut adalah lima diantaranya:

Kupat Tahu Gempol Bandung

Kuliner Indonesia Kupat Tahu.
Belum sah ke Bandung kalau belum mampir ke Kupat Tahu Gempol! (Foto: Bango)

Bagi yang hobi wisata kuliner di Bandung, tentunya sudah tak asing dengan Kupat Tahu Gempol. Warung yang legendaris ini didirikan tahun 1965 oleh ibu Hajar Hasanah yang memiliki resep turun temurun. Sejak saat itu Kupat Tahu Gempol telah mengambil hati para penikmatnya yang datang bukan hanya dari Bandung, tetapi juga populer hingga di kalangan wisatawan.

Tidak terbatas hanya melayani penggemar kupat tahu yang menghampiri kedai sederhananya, Kupat Tahu Gempol juga sempat mendapat undangan sebagai salah satu penjaja kuliner di World Street Food Congress 2015 yang diadakan di Singapura!

Mie Tiaw Antasari 72 Pontianak

Penjelajah wisata kuliner Pontianak pasti kenal dengan Mie Tiaw Antasari 72 yang sudah tenar selama puluhan tahun ini. Kekhasannya adalah menyajikan mi kenyal berbahan tepung beras yang diolah dengan beberapa pilihan. Diantaranya adalah mi tiaw siram, yam (kuah dipisah) dan digoreng.

Hadir dengan gaya khas Pontianak, kwetiau yang dimasak dengan irisan daging sapi ini disajikan dengan perasan jeruk lemon cui. Kita juga bisa menikmati kwetiau ini dengan aneka topping lain, seperti bakso, usus, dan babat.

Warung Tongseng Pak Budi

Kuliner Indonesia Tongseng Pak Budi.
Sulit menolak kehadiran satai serta tongseng dan gulai saat bertandang ke Warung Tongseng Pak Budi. (Foto: Bango)

Di Jakarta, memang mudah menemukan kedai tongseng dan sate kambing. Sebagai makanan khas Jawa Tengah, tongseng mudah disukai berkat cita rasanya yang gurih bersantan dan sangat pas disajikan sebagai teman nasi.

Warung Tongseng Pak Budi adalah salah satu legendanya. Asal mulanya berawal dari sebuah usaha kaki lima almarhum Senen Riyanto yang dulunya berjualan di sekitar Jalan Proklamasi, Menteng – Jakarta. Secara perlahan tongseng kambingnya digemari banyak orang dan kemudian usaha tongseng ini menetap di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Saat ini usaha tongseng tersebut sudah berpindah tangan ke tangan anak pertamanya Eko Setyabudi.

Tahu Telor Cak Kahar Surabaya

Wisata kuliner Surabaya terkenal dengan koleksi makanan yang memiliki cita rasa medok dan pedas. Diantaranya yang paling favorit adalah makanan Jawa Timuran yang menggunakan tahu sebagai bintang utamanya. Tahu telur yang disajikan bersama bumbu kacang ini semakin khas berkat kehadiran petis dan pelengkapnya. Biasanya makanan ini dijajakan bersama tahu campur, soto, rujak cingur, dan tahu tek.

Festival Jajanan Bango tahun ini khusus mendatangkan salah satu pembuat tahu telur yang sudah kesohor di kota asalnya, yaitu Tahu Telor Cak Kahar Surabaya.

Nasi Liwet Wongso Lemu Keprabon Solo

Kuliner Indonesia legendaris belum lengkap tanpa hadirnya Nasi Liwet yang merupakan salah satu signature dish dari Solo. Masakan ini dikenal sebagai salah satu one dish meal yang enak dan mengenyangkan. Ini dikarenakan kehadiran banyak lauk sebagai pendamping nasi gurih yang dimasak beserta santan. Di Solo, Nasi Liwet Wongso Lemu adalah salah satu yang telah melegenda dan telah mencapai tiga generasi.

Nasi gurih disajikan di atas daun pisang dengan tambahan lauk opor ayam dan telur pindang. Tambahkan juga tempe atau tahu bacem, serta sate usus. Jangan sampai deh melewatkan nasi liwet yang sudah eksis hingga lebih dari 60 tahun ini!

Selain lima ikon tersebut, kita juga dapat menikmati kehadiran 5 kuliner Indonesia legendaris lainnya, yaitu Restoran Mamink Daeng Tata, Soto Betawi Haji Ma’ruf, Tengkleng Klewer Bu Edi Solo, Mie Koclok Mas Edi Cirebon, dan Bubur Ayam Bunut Sukabumi. Pastikan untuk mengetahui cerita mereka terlebih dahulu di bagian kedua artikel ini.

Jangan lupa untuk hadir di FJB 2019!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.