Daftar sekarang untuk Festival Jajanan Bango 2019

Festival Jajanan Bango 2019 #FJB2019

0 Hari
Menuju

#KELEZATANASLI#FJB2019

Ada Apa di #FJB2019

Tahun ini, Festival Jajanan Bango atau #FJB2019 akan diadakan pada tanggal 16-17 Maret 2019 di Area Parkir Squash, Gelora Bung Karno Jakarta.

Dengan mengusung tema 'Kelezatan Asli, Lintas Generasi', Bango mengajak para pencinta kuliner Indonesia untuk melestarikan masakan Nusantara bersama para Penjaja Kuliner pilihan untuk generasi mendatang.

FJB 2019 Poster

#FJB2019 merupakan festival kuliner tahunan terbesar dan telah menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia sejak tahun 2005. Dari tahun ke tahun, Bango selalu menghadirkan berbagai macam masakan Nusantara terbaik dan mendukung regenerasi Penjaja Kuliner di seluruh Indonesia.

Inilah salah satu bentuk nyata usaha dari Bango untuk terus melestarikan kelezatan asli masakan khas Indonesia.

Panduan Lokasi

Area Parkir Squash
Gelora Bung Karno, Jakarta

Sabtu, 16 Maret 2019
PUKUL 09:00 - 22:00

Minggu, 17 Maret 2019
PUKUL 08:00 - 22:00

Mau bawa kendaraan pribadi?
Ini alternatif tempat parkir untuk ke FJB 2019!

Mobil

Mobil

  • Lapangan Parkir Abc
  • Lapangan Parkir Hall Basket
  • Jalur Masuk Gbk Pintu
  • Lapangan Parkir Madya Stadium
  • Elevated Parkir Utara
Motor

Motor

  • Lapangan Parkir Squash Arena
  • Lapangan Parkir Hall Basket
  • Lapangan Parkir Madya Stadium

Takut susah parkir?
Ayo naik transportasi umum!

TRANSJAKARTA

Transjakarta

Naik TransJakarta, turun di halte terdekat:

Halte Gelora Bung Karno

Rute
  • Blok M - Kota (Koridor 1)
  • Pulogadung - Bundaran Senayan (Koridor 2-1)
  • Kalideres - Bundaran Senayan (Koridor 3-1)

Lalu menyeberang dan jalan kaki menuju Gelora Bung Karno

TAXI / OJEK ONLINE

Taxi / Ojek Online

  • Pintu 11 Jalan Asia Afrika
    (Hotel Mulia Senayan)
  • Pintu 5 Jalan Pintu Satu Senayan
    (FX Mall)
  • Melalui Pintu 10
    Jalan Gerbang Pemuda (TVRI)
  • Jalan Gerbang Pemuda
    (TVRI)
KRL COMMUTER LINE

KRL Commuter Line

Naik KRL Commuter Line, turun di stasiun terdekat:

  • Stasiun Sudirman
  • Stasiun Palmerah

Penjaja Kuliner Legendaris

Para Penjaja Kuliner memiliki peranan penting dalam melestarikan berbagai masakan Indonesia yang legendaris. Melalui sajian lezat yang mereka hadirkan dengan Kecap Bango, kualitas rasa otentik khas Nusantara bisa terus terjaga sampai sekarang. Di Festival Jajanan Bango 2019, akan hadir 10 Penjaja Kuliner legendaris yang telah melakukan proses regenerasi untuk selalu menjaga kelezatan aslinya. Mari kita simak kisah-kisahnya berikut ini!

Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Bubur Ayam Bunut dari Sukabumi.

Bubur Ayam Bunut Sukabumi

Mulai dirintis sejak tahun 1970an di Sukabumi, Bubur Ayam Bunut sudah menjadi ikon kuliner dari Bumi Parahyangan. Berawal dari perjuangan Bapak Alm. H. To’i yang memulai usahanya dengan berjualan menggunakan gerobak, kini bersama penerusnya, empat cabangnya telah tersebar di beberapa penjuru Kota Sukabumi.

Pada tahun 2005, usaha ini diwariskan kepada Robby Fahamsyah selaku generasi ketiga. #KelezatanAsli lintas generasi yang dihadirkan oleh hidangan Bubur Ayam Bunut menjadi bukti keseriusan dalam menjaga keaslian resep leluhur serta kualitas bahan baku pilihan. Rahasianya ada pada proses pemasakan bubur nasi yang dicampurkan kuah kaldu ayam kampung yang premium. Hasilnya adalah bubur ayam dengan cita rasa khas yang unik dan istimewa.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Kupat Tahu Gempol dari Bandung.

Kupat Tahu Gempol Bandung

Bermodalkan resep warisan leluhur yang berasal dari wilayah Mangunreja di Tasikmalaya, Ibu Hj. Hajar Hasanah pada tahun 1965 merintis usaha kuliner tradisional Kupat Tahu yang berlokasi di Jalan Gempol, Bandung. Kemudian pada tahun 1975, usahanya diwariskan kepada pasangan Bapak H. Achdan dan Ibu Hj. Yayah, selaku adik iparnya. Kini, Nuraini sebagai generasi ke-3 penerus usaha kuliner Kupat Tahu Gempol dipercaya untuk menjaga #KelezatanAsli yang telah diwariskan keluarga.

Rahasia sedapnya Kupat Tahu Gempol hadir dari perpaduan saus kacang, taoge segar dan renyahnya kerupuk, disantap bersama lembutnya ketupat dan tahu. Racikan asli ini terus dipertahankan sehingga Kupat Tahu Gempol berhasil memikat penggemar kuliner dunia. Pada tahun 2015, Kupat Tahu Gempol mendapatkan kehormatan menjadi salah satu undangan pada ajang World Food Congress 2015 di Singapura.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Mie Koclok Mas Edi dari Cirebon.

Mie Koclok Mas Edi Cirebon

Sebagai sosok perintis, sang kakek mengawali usaha warung Mie Koclok yang sudah berdiri sejak tahun 1945. Hidangan Mie Koclok unik dengan sajian kuah kental dan dilengkapi dengan variasi topping dari telur hingga irisan daging ayam. Ciri khas kuah kental Mie Koclok berasal dari campuran kaldu ayam kampung, santan kelapa murni, serta tepung maizena.

Mas Edi merupakan generasi ketiga yang konsisten menjaga keaslian dan #KelezatanAsli hidangan dari resep warisan sang kakek. Mie Koclok Mas Edi berlokasi di Jalan Lawanggada yang merupakan pusat kuliner kota Cirebon dan tepat di sana juga sejarah awal kuliner legendaris ini dimulai.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Mie Tiaw Antasari 72 dari Pontianak.

Mie Tiaw Antasari 72 Pontianak

Mie Tiaw Sapi Antasari 72 mulai meramaikan dunia kuliner kota Pontianak pada tahun 1972 oleh Ny. Agatha. Restoran yang berlokasi di Jl. Antasari No.72 ini menyediakan hidangan Kwetiaw Goreng dan irisan daging sapi sebagai menu andalan. Ada juga pilihan menu lain seperti bihun goreng, kuah, siram, yam, serta mie goreng ataupun kuah. Begitupun beraneka ragam pilihan topping mulai irisan daging sapi, bakso sapi, usus, babat, dan lain-lain.

Semenjak tahun 2016, Mie Tiaw Sapi Antasari 72 dilanjutkan oleh generasi ketiga yaitu anak-anak dari Alm. Lukman Sucipto. Motivasi utama mereka datang dari sang ayah. Beliau pernah berpesan untuk memperkenalkan #KelezatanAsli khas Pontinak kepada pencinta kuliner di luar kota. Hal ini diwujudkan dengan membuka cabang di kota Bekasi.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Nasi Liwet Wongso Lemu dari Solo.

Nasi Liwet Wongso Lemu Keprabon Solo

Nasi Liwet adalah hidangan istimewa dari Kota Solo, disajikan dengan sayur dan lauk di atas daun pisang. Keistimewaannya ada pada rasa nasi yang gurih karena dimasak dengan santan, berpadu dengan sayur labu yang pedas manis. Lauknya begitu lengkap, dimulai dari telur pindang, potongan ayam, jeroan ayam, beraneka macam gorengan serta baceman dapat dipilih sesuai selera.

Salah satu rekomendasi nasi liwet khas Solo yang sudah melegenda adalah Nasi Liwet Wongso Lemu yang berlokasi di Jalan Teuku Umar dan buka mulai pukul 16.00 hingga 02.00. Nasi Liwet Wongso Lemu telah sejak tahun 1954 dan didirikan oleh Mbah Wongso Sukarto. Selama lebih dari enam dekade, usaha warung makan ini sudah diteruskan oleh Ibu Darsini yang mewakili generasi keempat.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Mamink Daeng Tata dari Jakarta.

Restoran Mamink Daeng Tata Jakarta

Restoran Mamink Daeng Tata didirikan oleh H. Muhammad Amin Rahim pada tahun 1996, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Sajian khas daerah seperti Sop Konro, Coto Makassar, hingga Es Pisang Hijau selalu dinantikan para penggemarnya. Kemudian lahirlah Tata Ribs atau Konro Bakar yang merupakan olahan iga sapi bakar berukuran jumbo yang pada penyajiannya dilumuri oleh saus kacang serta didampingi oleh kuah kaldu lengkap dengan taburan bawang goreng.

Saat ini Restoran Mamink Daeng Tata dikelola generasi penerus yaitu Putri Daeng Tata Management. Menjawab tuntutan industri yang kian bersaing, manajemen ini memiliki visi untuk membangun restoran yang selalu berinovasi dan berkreasi melalui cita rasa kuliner Nusantara. Menyajikan #KelezatanAsli menjadi tujuan utama agar warisan budaya dapat terus berlangsung lintas generasi. Selain itu juga secara konsisten menjaga kualitas dan pelayanan agar selalu prima.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Soto Betawi H. Ma’ruf dari Jakarta.

Soto Betawi H. Ma’ruf Jakarta

Dengan bermodalkan resep Soto Betawi yang diturunkan dari ibunda, Bapak H. Ma’ruf yang memulai bisnisnya di era kolonial ini melakukan percobaan meracik berbagai macam rempah untuk menyempurnakan resep yang dimiliki. Berawal dari gerobak pikul yang dijajakan keliling kota Jakarta hingga akhir tahun 70an, kegigihan H. Ma’ruf akhirnya berbuah manis. Perlahan tapi pasti usaha beliau terus berkembang, mulai dari tenda kaki lima hingga sempat menetap di kawasan Menteng. Kini Soto Betawi H. Ma’ruf bisa ditemui di area Taman Ismail Marzuki.

Cita rasa sotonya tak perlu dipertanyakan lagi. Kuahnya terasa gurih di lidah karena campuran santannya yang pas. Daging dan jeroan yang dipakai sebagai isian soto pun terasa lembut. Membayangkan paduan rasa ketika kuah dan daging disajikan secara bersamaan tentu membuat penasaran. Jangan lupa tambahkan satai ayam sebagai makanan pelengkap. H. Muchlis yang merupakan penerusnya sudah mempersiapkan puteranya yaitu Mufti Maulana sebagai pewaris generasi ketiga.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Tahu Telor Cak Kahar dari Surabaya.

Tahu Telor Cak Kahar Surabaya

Terdiri dari potongan tahu putih yang digoreng dalam balutan telur ayam, kemudian disajikan bersama taoge serta irisan lontong yang disiram saus kacang kental. Tambahkan dengan taburan bawang goreng dan kerupuk, maka lengkap sudah kenikmatan hidangan Tahu Telur.

Meski terkenal dengan sajian tahu telurnya, Warung Tahu Telor Cak Kahar juga menyediakan varian pilihan hidangan lainnya seperti Tahu Tek dan Tahu Campur yang tak kalah lezatnya. Warung ini memiliki resep yang telah diwariskan secara turun temurun oleh Alm. Mbah Aminah, sosok yang mengawali usaha kuliner ini pada tahun 1960. Kini, Cak Kahar dipercaya untuk melanjutkan tradisi warung yang sederhana ini.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Tengkleng Klewer dari Solo.

Tengkleng Klewer Bu Edi Solo

Tengkleng adalah hidangan olahan berbahan dasar kambing dari mulai daging, iga, pipi, mata, kuping, dan jeroan lain. Tidak digunakannya santan pada proses pengolahan tengkleng adalah satu poin pembeda antara tengkleng dan gulai. Itulah alasan mengapa tengkleng memiliki kuah yang encer. Teknik memasak tradisional bertabur rempah pilihan yang meresap ke dalam daging dan jeroan, menghasilkan cita rasa yang kaya.

Warung Tengkleng Bu Edi berlokasi di antara Masjid Agung dan Pasar Klewer. Usaha ini awalnya digagas oleh nenek dari Bu Edi sendiri. Pada tahun 1971, sang nenek memulai usahanya dengan menggendong sepanci besar berisikan menu tengkleng khas Solo berkeliling Pasar Klewer. Hingga pada tahun 80an, Bu Edi menjadi sang penerus dan memutuskan untuk mendirikan tenda sebagai tempat usaha berjualannya.


Festival Jajanan Bango 2019 menampilkan Tongseng Pak Budi dari Jakarta.

Warung Sate & Tongseng Pak H.

Berawal dari sebuah angkringan kecil dan mimpi besar seorang perantau asal Solo, pada tahun 1985, Alm. H. Senen Riyanto memulai perjuangannya di Jakarta. Bersama istri tercinta, beliau menjajakan tongseng kambing secara berkeliling di kawasan Menteng. Resep rahasia keluarga yang konsisten terjaga dan lokasi yang strategis menjadi kunci utama dalam menarik hati warga sekitar. Tidak heran jika angkringan ini memiliki pelanggan yang setia.

Tahun 1997 menjadi tahun dimana Warung Sate dan Tongseng Pak Budi berdiri secara permanen di daerah Pondok Bambu hingga hari ini. Kisah perjuangan orang tuanya hingga sukses menjadi salah satu alasan dan motivasi bagi Eko Setyabudi untuk melanjutkan usaha rumah makan legendaris ini. Sebagai generasi penerus, beliau bertanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dan menyiapkan untuk generasi sesudahnya.


Daftar Penjaja Kuliner

Festival Jajanan Bango 2019 akan dimeriahkan oleh lebih dari 80 Penjaja Kuliner terkenal yang siap menyajikan kuliner tradisional Indonesia terbaik.

Ingin tahu siapa sajakah mereka? Cek daftarnya berikut ini!

Distrik F
Kuliner Legendaris, Makanan Penutup, dan #SajianNikmatTetapSehat Bango Light

  • Nasi Goreng Kebuli Apjay
  • Sate Klatak Pak Pong
  • Empal Gentong Mang Dharma
  • Rumah Palem
  • Bebek Sinjay
  • Dapur Bunda
  • Ayam Kampung Madu LB
  • Kambing Bakar Cairo Sambas
  • Nasi Jamblang Mang Dul
  • Nasi Pindang Pak Ndut
  • Soto Padang H. St. Mangkuto
  • Loka Padang
  • Suwe Ora Jamu
  • Warung Kebunku
  • Fit Lo-Kal
  • Pallubasa Ma'Daeng
  • Sop Kambing Dudung Roxy
  • Sop Buntut Cut Meutia
  • Bakmi Yamin Bakso Mang Memet
  • Lontong Balap Asli Pak Gendut
  • Gudeg B. Juminten
  • Mie Jowo Semar
  • Sate Kuah Pontianak
  • Sop Konro Karebosi
  • Pisang Goreng Madu Bu Nanik
  • Es Duren D'Cendes
  • Bakso Goreng Gajah (Bagoja)
  • Pempek Ny. Kamto
  • Telur Gulung By Warunk Exito
  • Martabak Kubang Hayuda
  • Es Pisang Ijo Pemuda
  • Kerak Telor Bang Sape'i
  • Otak Otak Si Dia
  • Es Pallu Butung Aurora
  • Seblak Jeletet Murni

Distrik J
Kuliner Lintas Generasi

  • Warung Sate & Tongseng Pak H. Budi
  • Tengkleng Klewer Bu Edi Solo
  • Kwetiaw Sapi Antasari 72 Pontianak
  • Soto Betawi H. Ma'ruf Jakarta
  • Mamink Daeng Tata Jakarta
  • Nasi Liwet Wongso Lemu Solo
  • Kupat Tahu Gempol Bandung
  • Mie Koclok Mas Edi Cirebon
  • Bubur Ayam Bunut Siliwangi Sukabumi
  • Tahu Tek Telor Cak Kahar Surabaya

Distrik B
Kuliner Legendaris dan Makanan Penutup

  • Locarasa
  • Bubur Ase Asnah/Mpok Neh
  • Sate Kuah Haji Diding
  • Orem-Orem H. ABdul Manan/Pak Tik Manan
  • Sate Padang Ajo Ramon
  • Ayam Madu Si Bangkong
  • Soto Roxy H. Darwasa
  • Sate Maranggi Tukang Masak
  • Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih
  • Mie Aceh Seulawah
  • Sate Kikil Pasar Baru
  • Ayam Tangkap AR
  • Bu Nur Aini Rujak Cingur Sedati
  • Ayam Geprek Dabu-Dabu Lilang
  • Soto Mie Theresia
  • Ayam Taliwang Bersaudara
  • Bakso Boedjangan
  • Regia Cwie Mie Malang
  • Kepala Manyung Bu Fat Semareng
  • Dapur Jawa Perawang
  • Ketoprak Ciragil
  • Bubur Ayam Spesial Pak Jono
  • Kaledo Sup Sum-Sum Kaki & Iga Sapi
  • Bebek Kaleyo
  • Bakso Atom
  • Sate Kardjan BSD
  • Sop Janda
  • Soto Ambengan Cak No
  • Lesehan Sate Rembige Lombok
  • Es Campur Pak Oyen Bandung
  • Cilok Madrasah
  • Ketan Durian (Mbok Ne An Cuk)
  • Kong Dji Coffee
  • Bollo Bola Ubi Kopong
  • Klappertaart Oma Anne
  • Cucur Super
  • Pempek Megaria
  • Asinan Betawi Hj. Sofy

Promo

Beli 2 Bango 575ml di JD.id, Gratis voucher makan FJB RP 10.000 di FJB2019
Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.