Jenis Masakan


Tips Membuat Rempeyek yang Tipis, Garing, dan Renyah

Simpan ke bagian favorit

Chef Panji|Desember 24, 2019

Rempeyek atau peyek populer disajikan bersama nasi pecel. Namun, rempeyek tak hanya punya orang Jawa. Peyek bisa ditemukan di berbagai daerah, mulai dari Riau, Medan, Banyuwangi, hingga Padang. Memang, beda daerah, beda pula ciri khasnya.

Gorengan berbahan dasar tepung ini bisa dipadukan dengan berbagai protein, mulai dari kacang-kacangan, ikan teri, hingga udang. Jenis yang paling sering ditemukan adalah peyek kacang. Selain itu, kerenyahan peyek juga jadi daya tariknya. Semakin tipis, garing, renyah, dan gurih, semakin sempurna sajiannya.

Jika kamu tertantang untuk membuat sendiri peyek di rumah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar teksturnya sempurna. Apa saja itu? Berikut tiga poin penting dalam pengolahan rempeyek, mulai dari pengolahan adonan, teknik penggorengan, dan penyimpanannya.

1. Pengolahan adonan

Adonan sangat memengaruhi tekstur akhir sajian gorengan. Misalnya saja dimulai dari komposisi tepung. Bahan dasar rempeyek adalah tepung beras, tapi kamu bisa membubuhkan sedikit tepung sagu atau tepung tapioka untuk hasil yang lebih renyah. Pilihlah tepung berkualitas terbaik, serta pastikan tepung bebas tidak apek dan ayak terlebih dahulu.

Campurkan dengan air atau santan juga bumbu seperti bawang putih, ketumbar, kemiri, kencur, dan daun bawang. Kemudian, aduk adonan hingga merata. Adonan jangan dibuat terlalu pekat, sebaiknya lebih cair agar tekstur rempeyek tipis dan renyah. Nah, soal cara menggorengnya, yuk kita lihat tips kedua!

2. Teknik menggoreng rempeyek

Rempeyek kacang sedang digoreng di atas minyak panas.
Cara menggoreng rempeyek memengaruhi hasil akhirnya. (Foto: Shutterstock)

Nah, karena adonan cukup cair, teknik menggoreng tidak bisa sembarangan. Pertama, kamu harus memiliki wajan cekung anti lengket agar proses penggorengan jadi lebih mudah. Satu jenis bahan wajan yang ideal adalah cast iron, namun dengan wajan biasanya juga masih memungkinkan. Kemudian, jangan memasukkan adonan langsung ke dalam rendaman minyak karena akan hancur seperti kremesan.

Sendok adonan lalu tuangkan dibagian pinggir wajan. Atur isian peyek agar menyebar sempurna. Lalu siram-siram minyak di atasnya. Gunakan api sedang, agar peyek tidak mudah gosong dengan mengering dengan sempurna.

Jika sudah mengering, baru kita bisa lepaskan dari permukaan wajan dan biarkan mengambang di rendaman minyak goreng. Angkat dan tiriskan minyak terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam toples atau plastik pembungkus.

3. Pengemasan rempeyek

Satu piring nasi pecel lengkap dengan sayuran, tempe, dan rempeyek.
Peyek sering disajikan bersama nasi pecel. (Foto: Shutterstock)

Setelah rempeyek ditiriskan dan tidak panas, baru kita siapkan wadah untuk mengemasnya. Jika kamu membuat peyek untuk santapan keluarga, kamu bisa menyiapkan toples kedap udara – baik terbuat dari kaca atau plastik. Masukkan alas berupa tisu di bawah toples, lalu tutup wadah dengan rapat.

Kamu juga bisa menyimpannya dalam plastik bening yang steril. Gunakan alat press plastic atau vacuum sealer agar udara tidak mudah masuk. Cara yang satu ini cocok dipilih untukmu yang ingin berjualan rempeyek atau menyimpannya dalam waktu yang lebih lama.

Dengan tiga poin penting agar rempeyek buatanmu bertekstur renyah, tipis, dan gurih. Lihat juga video cara membuat peyek untuk lebih lanjutnya. Sajikan hidangan tradisional yang nikmat untuk keluarga!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.