Tips Memilih dan Mengolah Daging Untuk Rendang

Chef Panji|September 10, 2018

Rendang bagi seorang pencinta masak tentu bukan hanya soal mencari hasil akhir yang begitu saja. Agar keahlian masak kita selalu berkembang dari waktu ke waktu, tentu ada hal-hal lain yang harus diperhatikan dari saat memilih hingga mengolah daging untuk rendang. Berikut Chef bagi beberapa tipsnya yang bisa kamu coba di rumah.

Cara Memilih Daging Sapi

daging untuk rendang
Proses masak rendang yang lama akan menjadikan jenis daging yang empuk untuk bertahan teksturnya. (Foto: Shutterstock)

Acapkali kita tergoda membayangkan betapa lembut dan nikmatnya daging bagian has dalam atau tenderloin saat menikmati steak. Masalahnya, rendang dimasak jauh lebih lama daripada steak. Sehingga penting memilih daging yang tepat, karena tenderloin yang akan hancur bila dimasak lama.

Selain itu bagian sandung lamur serta sengkel juga tidak cocok karena banyak lemaknya. Pilihlah contohnya bagian lamusir, paha belakang, tanjung, ataupun gandik karena relatif lebih kuat untuk dimasak lama dan minim lapisan lemak.

Cara Tepat Memotong Daging Sapi

Setelah memilih bagian yang tepat, langkah selanjutnya adalah memotong daging tersebut dalam bentuk kotak-kotak. Pastikan agar ukurannya tidak terlalu kecil dan mengikut alur seratnya. Bila daging dipotong terlalu kecil maka daging akan mudah hancur karena lamanya proses masak rendang akan menyusutkan volume dagingnya.

Agar Daging Untuk Rendang Lebih Empuk

Pemukul daging adalah satu alat yang bisa dipakai untuk mengempukkan daging. Namun cara tradisional lainnya adalah membalut daging dengan daun pepaya selama beberapa lama, seperti juga halnya ketika membuat sate maranggi. Cara lainnya yang bisa ditempuh adalah dengan menggunakan nanas. Kedua bahan ini digunakan karena memiliki enzim yang bermanfaat untuk menjadikan daging lebih empuk.

Mengolah Bumbu yang Benar

daging untuk rendang
Begitu banyak bahan yang menjadikan rendang sebagai sebuah masakan yang legendaris. (Foto: Shutterstock)

Bumbu rendang idealnya menggunakan bumbu segar dan digiling dengan menggunakan tangan dan bukan blender. Rasio yang tepat dalam penggunaan santan juga sangatlah penting. Biasanya untuk satu kilogram daging menggunakan santan dari tiga butir kelapa. Masak bumbu beserta santan terlebih dahulu, lalu setelah mengental barulah masukkan daging dan lanjutkan proses masak dengan cara slow cooking.

Masak Menggunakan Api Kecil

Salah satu kunci utama banyak masakan agar lebih merata kematangannya, dan lebih meresap bumbunya adalah dengan menggunakan api kecil. Teknik slow cooking sesuai namanya memang membutuhkan waktu lama. Meskipun dianggap boros energi, tapi itulah yang perlu dilakukan agar hasilnya nikmat tiada tara.

Contoh paling simpel adalah seperti menggoreng ikan asin – agar lebih renyah, tentu harus menggunakan api kecil. Apalagi untuk rendang yang melibatkan begitu banyak bumbu dan mengikuti standar orang Minang – memasaknya bisa memerlukan hingga enam jam atau bahkan seharian hingga berwarna hitam pekat!

Semoga tips-tips singkat ini bermanfaat untukmu. Nah sekarang, sudah siap untuk memasak rendang?

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.