Penting, Ketahui Cara Menyimpan Ikan di Kulkas dengan Benar

Simpan ke bagian favorit

Rian Farisa|Maret 7, 2020

Banyak mungkin yang mengira kalau cara menyimpan ikan di kulkas hanya cukup dengan meletakkannya begitu saja. Sebetulnya ini bukan cara yang ideal meskipun terdengar praktis. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika urusan dapur kita berkaitan dengan simpan menyimpan. Tak hanya daging, sayur, ataupun buah, rupanya ikan juga punya penanganannya tersendiri.

Prinsip dasarnya adalah mengetahui terlebih dahulu bahwa kulkas biasanya memiliki suhu yang berkisar di angka 3 derajat Celsius. Ketika ia diletakkan begitu saja bersama bahan makanan lainnya, apalagi makanan sisa, maka kualitasnya akan menurun. Bukan berarti ikan tersebut tidak bisa dimakan, hanya saja sudah tidak ideal dipakai untuk masakan yang biasanya menggunakan ikan mentah. Misalnya saja untuk sushi, sashimi, atau ceviche. Beruntung kita di Indonesia tidak terlalu punya banyak resep olahan mentah seperti itu. Mungkin hanya gohu ikan saja dari Minahasa dan Halmahera.

Selain itu, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan soal menyimpan ikan. Ayo, simak ulasannya berikut ini!

1. Cuci ikan terlebih dahulu

Seseorang tengah mencuci ikan sebagai pembuka cara menyimpan ikan di kulkas.
Mencuci ikan sebelum disimpan atau diolah adalah prosedur penting untuk membersihkannya dari bakteri. (Foto: Shutterstock)

Ikan segar sebaiknya dicuci terlebih dahulu dan dikeringkan dengan menggunakan tissue dapur. Hindari menggunakan air hangat untuk mencucinya, cukup gunakan air dingin saja. Manfaatnya mencuci di tahap ini adalah untuk agar membersihkan dari bakteri yang mungkin menempel saat kita membawanya pulang selepas belanja.

Pastikan juga tangan kita benar-benar bersih saat melakukan pencucian. Lanjutkan juga dengan memastikan bahwa setelah dicuci, kita keringkan dengan baik. Adanya basah atau lembab dapat dengan mudah dimanfaatkan bakteri sehingga menjadikan ikan cepat memburuk kondisinya.

2. Cara menyimpan ikan dalam kulkas

Kulkas akan menjadi bau bila ikan disimpan tidak dalam keadaan rapat. Gunakan wadah kedap udara ataupun aluminium foil agar bahan makanan lainnya dalam kulkas tidak terkontaminasi. Sebagai alternatifnya, bisa juga kita menggunakan zip lock bag atau kantung yang bisa kita rekatkan agar bisa tertutup baik.

3. Perhatikan masa penyimpanan

Seseorang tengah mengeluarkan wadah berisi ikan salmon dari kulkas.
Simpanlah ikan dalam wadah yang ditutup rapat. (Foto: Shutterstock)

Setelah menjalankan dua prosedur di atas tadi, kita bisa memasukkannya ke kulkas ataupun freezer. Khusus untuk kulkas, maka ikan segar secara umum sebaiknya segera dikonsumsi dalam 2-3 hari. Namun perhatikan juga kondisinya saat akan diolah. Kembali, cara kita mencuci dan menyimpannya, serta kondisi kulkas sendiri berpengaruh pada kualitas ikan tersebut.

Namun ini lain halnya dengan menyimpan dalam freezer. Karena suhunya yang lebih dingin, maka ikan bisa disimpan dalam jangka waktu lebih lama. Meskipun demikian, tentunya akan lebih ideal untuk segera diolah tidak terlalu lama setelah dibeli. Bila kita tetap memutuskannya untuk membekukan ikan, maka sebaiknya jadwalkan untuk mengolahnya tak lebih dari dua minggu. Tujuannya adalah agar nutrisinya masih utuh dan rasanya masih enak.

4. Jenis ikan dan lama penyimpanannya

Dua hingga tiga hari adalah durasi umum soal menyimpan ikan dalam kulkas. Tapi kalau kita ingin tahu lebih mendalam lagi, macam-macam ikan ternyata punya masa simpannya masing-masing. Ini dikarenakan mereka memiliki kondisi tertentu yang menjadikannya lebih singkat atau lebih tahan lama.

Misalnya untuk ikan berdaging putih seperti sea bass, kakap, dan sejenisnya, ataupun ikan tuna dan juga salmon, cocok disimpan selama 3 hari atau maksimal 5 hari. Berbeda dengan ikan yang berlemak seperti mackerel, sarden, atau mahi mahi, maka tiga hari sudah maksimal. Kalau ada di antara kita ada yang menggemari ikan pari, maka harus diolah hari itu juga. Ini dikarenakan tubuhnya memiliki konsentrasi urea sehingga akan membentuk amonia seiring berjalannya waktu.

Dengan mengetahui cara menyimpan ikan, tentunya tidak ragu lagi untuk membelinya, bukan? Satu protein hewani yang kaya nutrisi ini memang ada kesulitan tersendiri dalam mengolahnya, namun bukan berarti kalah soal rasa dengan ayam ataupun daging. Selamat mencoba!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.