Masa sih Diet Kenyang itu Mustahil? Simak Kiat-Kiatnya!

Simpan ke bagian favorit

Maddie|Januari 8, 2020

Apa yang terlintas dalam pikiranmu ketika mendengar kata diet? Lapar yang ditahan atau makanan menjadi tidak seenak biasanya? Wajar, tapi bagaimana jika ada solusi diet kenyang untukmu? Pasti bahagia rasanya jika berat badan turun tanpa menahan rasa lapar.

Tenang saja, itu bukan hal yang mustahil. Ada beberapa kiat-kiat khusus untuk melakukan diet kenyang. Istilah diet kenyang sendiri pertama kali dibuat oleh salah satu selebriti Indonesia yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 75 kg dalam waktu yang cukup singkat. Diet yang ia lakukan adalah hanya memakan raw food atau makanan mentah yang minim proses pengolahan.

Kita bisa mengambil inspirasi dari cara diet kenyang yang ia lakukan. Jika tidak mau terlalu drastis, kita bisa melakukannya pelan-pelan dengan lima kiat berikut!

1. Konsumsi makanan raw food

Diet raw food sudah ada sejak tahun 1800-an. Dalam prinsipnya, makanan yang dikonsumsi tidak diolah dalam suhu lebih dari 40-48 derajat Celsius. Makanan seperti tepung, pasta, dan sosis harus dibuang dari daftar makanan para penganut diet raw food. Dengan begitu, makanan menjadi rendah kolesterol dan nutrisinya masih terjaga.

Makanan yang disediakan langsung dari alam, seperti buah dan sayuran juga kaya serat yang bagus untuk metabolisme tubuh. Kandungan kalori raw food juga cenderung rendah, sehingga diyakini dapat membantu menurunkan berat badan.

Beberapa raw food yang bisa jadi pilihanmu adalah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, yoghurt, juga daging yang tidak melalui banyak proses pengolahan seperti sashimi. Namun, diet raw food sepenuhnya masih jadi kontroversi. Ada beberapa pakar yang berpendapat bahwa proses pengolahan makanan dapat mematikan bakteri dan kuman tertentu. Untuk itu, jika ingin menyantap raw food, pastikan kebersihan dan higienitasnya ya!

2. Hindari karbohidrat sederhana

Karbohidrat secara umum terbagi menjadi dua, yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana memiliki susunan zat yang mudah dicerna oleh tubuh. Sedangkan, karbohidrat kompleks memiliki susunan zat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diolah, serta mengandung lebih banyak serat dan vitamin.

Mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti pasta, nasi putih, gorengan, dan minuman manis dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh, meningkatkan rasa ingin makan, hingga menaikkan berat badan. Sebaliknya, karbohidrat kompleks seperti oat, nasi merah, dan apel dapat mengatur kadar gula dalam darah sekaligus memberikan energi lebih.

Satu mangkuk oatmeal bertabur blueberry dan potongan pisang.
Sajian lezat oatmeal sebagai pilihan karbohidrat kompleks. (Foto: Shutterstock)

3. Diet kenyang dengan perbanyak minum air putih

Sudah bukan rahasia lagi jika air putih atau air mineral memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Department of Human Nutrition, Foods and Exercise, Amerika Serikat tahun 2010 menunjukkan bahwa minum air putih sebelum makan dapat menurunkan berat badan sekitar 2 kg dalam dua minggu dengan peluang sekitar 44%. Banyak minum air putih dapat memberikan rasa kenyang ekstra, sehingga kita tidak makan terlalu banyak.

Air putih juga dapat meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh. Dalam proses yang dinamakan resting energy expenditure (REE), tubuh kita bermetabolisme meski tidak dalam keadaan bergerak. Konsumsi air putih akan membantu membakar lemak. Jika metabolisme berjalan lancar, bobot tubuh pun dapat terjaga. Penelitian lainnya menyebut bahwa mengonsumsi 1 liter air mineral per hari dapat membakar ekstra 23 kalori. Maka, sebaiknya kita mengonsumsi setidaknya 2 liter air mineral per hari untuk memaksimalkan proses metabolisme tubuh.

Tiga cara di atas bisa kamu coba untuk menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan. Jangan lupa untuk membedakan rasa lapar (hunger) dan rasa hanya ingin makan (craving). Keduanya berbeda. Biasanya keinginan untuk menyantap makanan manis ataupun gurih timbul karena craving, bukan benar-benar lapar.

Bagaimana? Sudah siap untuk hidup lebih sehat?

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.