Mentega dan Margarin, Mana yang Sebaiknya Kita Pilih?

Simpan ke bagian favorit

Tim MAHI|Juli 27, 2018

Saat memasak telur atau membuat kue, apakah kita sering kebingungan dalam memilih antara mentega dan margarin? Meskipun sering digunakan untuk tujuan yang sama, mentega dan margarin adalah dua produk yang berbeda. Faktor utama yang membedakan adalah bahan pembuatnya dan jenis lemak yang dikandungnya.

Tim MAHI akan menjawab kebingungan seputar mentega dan margarin serta kapan dan bagaimana menggunakannya saat memasak.

Mentega

mentega dan margarin
“Everything is better with butter!” (Foto: Shutterstock)

Mentega berasal dari sumber hewani, jadi kandungan kolesterol dan lemak jenuh pada mentega lebih tinggi jika dibandingkan dengan margarin. Mentega sangat bagus digunakan untuk memanggang makanan serta akan menambah rasa gurih dan tekstur yang lembut untuk roti dan kue.

Mentega juga merupakan pilihan yang lebih baik untuk menggoreng. Titik didih mentega lebih tinggi dibandingkan dengan margarin.

Margarin

mentega dan margarin
Yang tidak kalah pentingnya dengan mentega ya tentu margarin! (Foto: Shutterstock)

Margarin adalah produk non-susu yang dibuat sebagai pengganti mentega. Di Indonesia sendiri, margarin paling populer digunakan sebagai olesan roti atau minyak untuk memasak nasi goreng.

Margarin tidak dianjurkan untuk kegiatan memanggang kue atau roti karena hanya mengandung 35% lemak dan sebagian besar sisanya adalah air. Menurut para ahli masak, sebaiknya kita hanya menggunakan margarin pada resep yang secara spesifik mencantumkan harus menggunakan margarin. Jika menggunakan margarin untuk resep kue yang jelas-jelas mengharuskan menggunakan mentega, hasil akhir kue bisa menjadi keras ataupun hangus.

Mana yang Lebih Baik?

Banyak ahli nutrisi mengatakan bahwa untuk kesehatan, margarin lebih baik karena tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh. Namun sebenarnya tidak usah takut berurusan dengan kolesterol, asalkan tidak mengonsumsi mentega setiap hari.

Banyak yang lebih suka makanan yang dibuat dengan margarin karena teksturnya lebih lembut. Namun, soal rasa, tidak ada yang bisa bersaing dengan mentega — terutama seputar roti dan kue. Saat adonan matang, mentega akan ikut meleleh dan memberikan cita rasa yang lebih kaya dan komplek.

Namun semuanya kembali pada apa kebutuhan kita dan begitupun dengan budget-nya. Restoran ternama ataupun chef profesional biasanya akan memilih mentega karena sisi prestise dan kualitasnya daripada margarin. Soal itu kita bisa mengutip chef legendaris Julia Child dengan perkataannya, “Everything is better with butter!”

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.