Suka dengan Jeruk Peras? Kenalilah Beragam Manfaatnya di Sini!

Simpan ke bagian favorit

Maddie|November 21, 2018

Rasanya hampir tidak mungkin ada penduduk di muka bumi ini yang tidak menyukai jeruk peras. Rasanya yang kecut manis menyegarkan seolah memberikan semangat dan kesejukan tersendiri, apalagi ketika menghadapi hari yang panas. Warnanya yang kuning oranye begitu elok untuk dilihat, seakan terbit air liur meski rasa haus belum meradang.

Sayangnya banyak dari kita yang hanya meminumnya tanpa mengetahui manfaat dan hal-hal lainnya yang sebetulnya bisa menjadikan jeruk peras lebih istimewa. Mari simak ceritanya berikut ini!

Manfaat jeruk peras bagi kesehatan

Berasal dari perasan buah citrus atau jeruk, minuman ini digadang-gadang sebagai salah satu yang tersehat di dunia. Ini dikarenakan manfaat kesehatannya begitu beragam. Contohnya seperti memperkuat imunitas tumbuh, menghambat penuaan, membantu perbaikan sel dan metabolisme, serta detoksifikasi. Minuman ini juga bisa membantu mencegah kanker, mencegah inflamasi, menurunkan tingkat kolesterol, serta memperlancar aliran darah dalam tubuh.

segelas jeruk peras yang sedang diangkat
Begitu banyak kandungan gizi dalam segelas jeruk peras. (Foto: Shutterstock)

Tidak hanya sebagai jeruk peras, sebagai buah yang utuh untuk dimakan juga sama bermanfaatnya. Namun sebagai minuman, penting untuk kamu ketahui bahwa manfaatnya akan maksimal hanya bila tidak mengandung zat pengawet ataupun gula.

Kemudian secara nutrisi, dalam jeruk peras terkandung banyak vitamin serta mineral. Misalnya saja vitamin A, vitamin C, potassium, folat, thiamin, tembaga, magnesium, dan berbagai macam lainnya. Bersyukur kita yang hidup di Indonesia dapat begitu mudah menemukan buah jeruk sepanjang tahun, kini dengan varian yang berbeda-beda. Rasanya hidup sehat itu adalah sesuatu yang mudah untuk dicapai, bukan?

Maksimalkan kandungan nutrisinya

Minuman jeruk dalam kemasan sebaiknya memang perlu dihindari karena kandungan gula atau pengawetnya bisa berlebih. Namun jeruk yang masih segar diperas juga sebetulnya rentan kehilangan kadar nutrisinya. Ini bisa disebabkan alat yang dipakai untuk memeras jeruk biasanya menjadi panas dan suhu yang meninggi ini menjadikan kandungan nutrisi dari jeruk berkurang.

jeruk peras dari hasil cold press
Cold-pressed juices sekarang telah menjadi minuman kekinian. (Foto: Shutterstock)

Itulah sebabnya teknik kekinian dalam ilmu peras memeras sayuran atau buah-buahan disebut dengan cold-press. Mesin juicer jenis cold-press menggunakan tenaga hidrolik yang menjaga suhu bagian alat yang bersentuhan dengan sayur dan buah tetap sejuk. Namun kekurangannya, proses ini lebih memakan waktu dan dengan output yang lebih kecil. Sehingga tidak jarang cold-pressed juice dibanderol dengan harga lebih mahal.

Suhu panas dari mesin jus pada umumnya bisa menghancurkan enzim dan nutrisi yang bermanfaat. Beberapa jenis sayur contohnya memang perlu dimasak terlebih dahulu karena alasan kesehatan, namun beberapa yang bisa dimasak secara minimal justru memiliki nilai gizi yang lebih tinggi. Begitupun dengan buah bila ditangani secara “sejuk” dengan menggunakan teknik ini.


Jeruk yang diperas secara tradisional tentu tetap terjaga segala nilai nutrisinya. Namun ketika dibuat menjadi jus, perlu juga kita menyadari bahwa ada saja kemungkinan berkurangnya gizi karena prosesnya yang menggunakan tenaga panas. Lain halnya tentu bila menggunakan teknik cold-pressed.

Sehingga kini kamu bisa lebih membayangkan kekayaan manfaat dari jeruk dan bagaimana cara mengolahnya yang baik. Begitu cocok rasanya menikmati minuman jeruk sambil menikmati beragam sarapan sehat kekinian, bukan? Apalagi, sebagai teman bekal ke kantor. Sudah pernah mencoba resep Sandwich Tempe? Tepat dipadankan dengan minuman jeruk.

Bicara soal minuman sehat, salah satu yang sedang kekinian juga adalah susu almond. Sebagai camilannya, banyak juga jenis kacang-kacangan yang menyehatkan. Seru, bukan? Mari kita mulai hidup sehat dimulai dari segelas jeruk peras!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.