5 Nama Peralatan Dapur Penting yang Biasanya Kamu Lupa

Simpan ke bagian favorit

Chef Panji|Februari 6, 2020

Buat kamu yang kini semakin sering di dapur, pasti sudah kenal alat-alat selain pisau dapur yang penamaannya sudah dikenal semua orang. Semakin sering masak, semakin beragam nama peralatan dapur yang jadi incaran berikutnya. Jangan heran kalau banyak yang menggunakan istilah Bahasa Inggris pada penamaannya. Itulah sebabnya perlu bagi kita untuk mengetahuinya nama dan fungsinya.

Nama peralatan dapur unik

Tidak hanya untuk masakan gurih, banyak juga nama peralatan dapur yang lebih khusus peruntukkannya untuk membuat kue atau makanan manis. Pada daftar berikut, tim MAHI sertakan berbagai alat yang biasanya kita lupa dalam penyebutannya tapi penting untuk dimiliki.

1. Colander

Biasanya untuk fungsi yang satu ini orang Indonesia menggunakan keranjang plastik. Tapi colander profesional berbentuk layaknya saringan, hanya dalam ukuran lebih besar. Fungsinya bermacam-macam, dari untuk mencuci sayuran hingga mengeringkan pasta yang baru direbus. Selain disebut colander, nama peralatan dapur ini disebut juga cullander hingga pasta strainer. Ya, pasta yang baru direbus bisa ditiriskan di sini juga, lho.

2. Masher

Sepanci kentang ditumbuk dengan menggunakan masher.
Masher, satu alat yang memudahkanmu membuat kentang tumbuk untuk menu brunch akhir pekan. (Foto: Shutterstock)

Semakin banyak orang Indonesia yang mengenal masakan mashed potato alias kentang tumbuk yang sering bersanding dengan steak. Bahkan banyak juga yang membuat hidangan serupa mengunakan karbohidrat yang bersenyawakan kearifan lokal seperti ubi contohnya. Nah, daripada lelah menumbuk menggunakan garpu, maka gunakanlah potato masher untuk proses lebih mudahnya.

3. Sieve

Disebut juga sebagai sift, alat ini dipergunakan agar ukuran partikel yang disaring menjadi seragam ukurannya. Lazimnya sieve digunakan untuk menyaring tepung terigu dalam proses membuat kue. Tidak heran kalau prosesnya dalam Bahasa Inggris disebut sebagai sifting. Versi tradisional menggunakan bahan kayu sebagai saringannya, namun kini sieve ditemukan juga dalam bentuk logam.

4. Ladle

Meskipun namanya spesifik, sejatinya ladle hanya dipakai untuk menyendok sup atau semur dari dalam panci. Kini ladle hadir dalam berbagai bahan dan ukuran berbeda. Dari bambu, kayu, melamin, plastik, hingga tentunya logam. Sesuaikan saja dengan budget kita, ukuran panci, dan kebutuhan sehari-hari di rumah.

5. Whisk

Seorang chef tengah menggunakan whisk untuk mengocok telur dalam mangkuk.
Whisk, alat dapur penting yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sekaligus. (Foto: Shutterstock)

Satu alat wajib punya di dapur, terlebih bagi yang ingin mendalami ilmu membuat dessert ataupun minuman. Alat kocok yang satu ini bahkan hadir dalam bentuk yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan kita di dapur. Dari sekadar mengocok adonan tepung hingga putih telur untuk membuat meringue, whisk adalah jawabannya.

Berikut adalah tiga jenis yang terpopuler di antara sekian banyak:

  1. Flat whisk untuk proses masak langsung di wajan
  2. Gravy whisk untuk membuat saus ataupun mengocok adonan
  3. Baloon whisk untuk keperluan mengaduk pada umumnya

Nah, alat-alat apa lagi yang biasanya kita pakai tapi lupa penamaannya? Atau sekarang sudah waktunya untuk berinvestasi membelanjakan yang baru? Pastikan untuk berinvestasi alat dapur modern dan penting untuk membantu proses masakmu.

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.