4 Tips Masak Ikan Patin untuk Kamu Coba di Rumah

Wina|Juni 23, 2018

Sudah pernah mencoba ikan patin yang terkenal lezat dan kaya akan protein? Ikan patin memang sangat cocok diolah menjadi ikan bakar, sup, ataupun dimasak di dalam bambu. Bagi yang sudah meniatkan mencoba tapi masih saja ragu, mari simak dulu beragam rahasia masak ikan patin berikut ini.

1. Kenali Cara Mengolahnya

Bicara soal ikan patin, biasanya banyak yang kurang sreg akibat adanya aroma tanah yang kuat. Melihat bagaimana para profesional bekerja, biasanya masalah seperti ini bisa dihilangkan dengan penggunaan rempah yang berkarakter kuat. Misalnya saja bunga kecombrang yang belakangan sedang menjadi tren. Selain tentunya ada faktor pemilihan ikan yang baik serta pengolahannya yang tepat sehingga menjadikan ikan patin lebih nikmat.

Ikan patin adalah salah satu ikan air tawar yang mempunyai daging dan lemak yang tebal. Nah, rupanya bagian lemak ini bisa dimanfaatkan untuk hal yang lain – contohnya bila kita belum berencana masak ikan patin langsung setelah membelinya. Bila ikan disimpan dengan cara yang tepat, maka kesegarannya dapat terjaga dan lain bila kebalikannya. Untuk menyiasatinya hal ini, lemak ikan patin yang sudah dipotong dapat dilumuri ke seluruh permukaan ikan. Bungkus ikan dengan plastik dan simpan di dalam freezer, maka lemak ikan patin akan berfungsi sebagai pengawet alami.

2. Membuat Ikan Patin Bakar

masak ikan patin
Tidak punya daun pisang? Tidak masalah! Kamu bisa menggunakan sisiknya sebagai alas. (Foto: Shutterstock)

Seperti layaknya ikan bakar tradisional lainnya, ikan patin juga cocok dibumbui terlebih dahulu kemudian sebelum kemudian dibakar baik dengan daun pisang. Nah, satu tips praktis bagi kamu yang ingin menempuh cara ini adalah mengenai olesan yang bisa diterapkan pada permukaan ikannya. Selain sesuai dengan tema tradisional dan untuk menjaga rasa, sebaiknya ikan tidak diolesi secara sembarangan dengan menggunakan misalnya mentega.

Alih-alih, sebaiknya kamu bisa menggunakan minyak bawang. Selain rasanya yang lebih netral, minyak bawang justru memberikan sedikit rasa aromatik yang menarik. Terakhir, bila tidak menggunakan daun pisang, kamu juga bisa menggunakan sisik ikan sebagai gantinya agar ikan tidak terlalu terekspos dengan panas berlebih. Sisik kemudian dapat kamu bersihkan setelah proses masak ikan patin selesai.

3. Ikan Patin dan Sambal Tempoyak

masak ikan patin
Eksotis dan jarang ditemukan di pulau Jawa. Tempoyak Ikan Patin ini jelas memiliki rasa yang khas. (Foto: Shutterstock)

Penggunaan tempoyak atau fermentasi buah durian yang lezat menjadikan ikan patin seolah lebih eksotis. Lebih populer di beberapa bagian Sumatra dan juga Kalimantan, sambal tempoyak menjadi kekhasan tersendiri yang cocok dipadukan dengan banyak protein.

Bagi kamu yang ingin belajar mengolah tempoyak sendiri, pastikan untuk memilih durian yang tepat terlebih dahulu. Durian lokal dianggap lebih cocok untuk diolah dibandingkan durian yang lebih mahal seperti durian monthong karena kandungan gas dan air yang lebih sedikit. Agar terfermentasi sempurna, durian cukup diberi garam dan ditutup rapat dalam wadah selama tujuh hari dan disimpan pada suhu ruangan.

Penggunaan sambal tempoyak bisa juga dipadukan dengan ikan-ikan lainnya seperti ikan teri, ikan mas, dan ikan mujair. Kalau yang ingin tidak repot, jaman now sambal tempoyak bisa dipesan secara online. Bagi yang tinggal di Jakarta, dapat bertandang ke kota terdekatnya yaitu Lampung untuk mencobanya.

4. Membuat Sup Ikan Patin

masak ikan patin
Sup Ikan Patin ini segar dan sedikit asam karena menggunakan belimbing wuluh. (Foto: Shutterstock)

Salah satu olahan ikan patin yang paling banyak digemari masyarakat adalah sup ikan patin. Rasa manis, asam, dan pedas membuat hidangan ini bikin mata langsung melek. Saat memasak sup ikan patin, sebaiknya jangan sering-sering diaduk. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan besarnya api yang digunakan. Ini bertujuan agar ikan tidak cepat hancur dagingnya.

Bicara soal sup ikan patin, sebetulnya tidak terlalu sulit untuk membuatnya. Pastikan saja terlebih dahulu ikan patin yang didapat harus segar dan berkualitas. Selanjutnya sup bening ini bisa dibuat dengan mencampurkan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, tomat, cabai rawit dan keriting, serta belimbing wuluh untuk rasa segar. Kaldunya bisa dibuat secara praktis menggunakan Royco Kaldu Ayam. Setelah dimasak dengan baik, sup ikan patin cocok disajikan dengan nasi putih hangat dan tambahan sambal untuk rasa yang lebih menggoda.

Tidak sulit bukan mengolah ikan patin? Ikan berkarakter unik ini ternyata bisa diolah dengan berbagai cara dan sekarang adalah giliranmu untuk mencobanya di rumah. Selamat memasak!

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.