Tenderloin vs Sirloin, Dilema Para Penikmat Steak

Tim MAHI|Agustus 6, 2018

Dari semua bagian daging sapi, tidak ada yang lebih tenar daripada perseteruan tenderloin vs sirloin. Kedua bagian daging unggulan ini sangat populer dan selalu jadi perdebatan saat kita ingin menikmati steak. Apakah sesungguhnya yang membedakan keduanya? Mari kita simak bersama penjelasannya!

Tenderloin

Bagian tenderloin lebih dikenal sebagai has dalam kalau kita berbelanja di pasar tradisional. Istilah kerennya di dunia kuliner adalah filet mignon, tournedo, atau chateaubriand – spesifik tergantung pada bagian mana dari has dalam ini dan potongannya. Daging tenderloin berasal dari bagian punggung belakang yang minim lemak karena otot sekitar sini jarang digunakan untuk beraktivitas.

Selain itu, bagian ini juga dikenal karena harganya yang mahal – terutama karena teksturnya yang lembut dan lebih sehat karena kandungan lemaknya yang sedikit. Namun demikian secara rasa juga menjadi agak minimalis. Maka dari itu, bagian ini memang spesifik juga penggunaannya dan yang paling populer adalah untuk dijadikan steak.

Pastikan untuk memanggang bagian tenderloin pada derajat medium rare atau medium untuk hasil yang lebih nikmat. Hindari untuk memasak bagian ini terlalu matang karena akan menjadi kering dan juga keras. Sayang juga bila bagian ini menjadi sulit dimakan karena terlalu matang, apalagi harganya juga yang tidak murah.

Sirloin

Dikenal dengan sebutan has luar, bagian ini terletak tepat di luar daging has dalam hingga mendekat ke bagian iga. Bagian sirloin memiliki kandungan lemak yang lebih banyak, namun juga lebih murah karena tidak selembut bagian has dalam.

Menariknya, sirloin lebih disukai karena rasanya yang lebih berdaging dan lebih kuat dibandingkan has dalam yang notabene membutuhkan saus ataupun proses basting ketika dimasak menggunakan mentega. Bagian lemak maupun daging dari sirloin juga lebih mudah dipotong (trimming). Terakhir, proses masaknya juga tidak sesensitif bagian has dalam yang kadang terlampau cepat matang. Inilah bagian favorit ketika bertandang ke restoran steak.


Kini kita tahu perbedaan di antara keduanya dan bagian mana yang sebaiknya dipilih ketika akan memasak ataupun bersantap di restoran. Kembali tentunya ke preferensi ataupun kondisi kesehatan kita masing-masing. Tapi inilah yang selalu menjadi dilema abadi para penikmat steak – tenderloin vs sirloin.

Lain kesempatan, mungkin saja kita lebih memilih bagian iga ataupun T-bone. Begitupun sekarang sudah semakin banyak bagian daging sapi lainnya yang semakin populer seperti sandung lamur ataupun kaki sapi. Mari kita bahas di lain waktu! Sementara, silakan mencoba berbagai resep seru dari MAHI untuk dimasak di rumah.

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.