Penyuka Masakan Korea Wajib Punya Sederet Bumbu Ini di Dapur | MAHI

Penyuka Masakan Korea Wajib Punya Sederet Bumbu Ini di Dapur

Simpan ke bagian favorit

Valentina|Juni 13, 2022

Sering mencoba resep masakan Korea di rumah? Buat kamu yang baru mulai ingin mencoba bikin jajanan khas negeri ginseng di rumah, ada sederet bumbu-bumbu yang kamu sering digunakan di dapur Korea dan mungkin bisa jadi panduan kamu saat berbelanja ke supermarket. Biasanya bahan-bahan ini banyak dijual di supermarket atau toko online yang menyediakan bumbu masakan Asia. Saking bumbu-bumbu ini juga banyak diminati di pasar Indonesia, produsen bumbu khas Korea tak tanggung-tanggung melabelinya dengan sertifikasi halal. Kamu jadi punya banyak pilihan, kan?

Bumbu Masakan Korea Wajib Ada di Dapur

Bumbu masak inti di dapur Korea punya ciri khas yang unik dan sebagian tak dapat disubstitusi dengan bumbu lain dengan judul serupa. Misalnya gochugaru dengan cabai bubuk, doenjang dengan miso Jepang, atau aekjeot dengan kecap ikan lokal. Meski begitu ada juga yang bisa disubstitusi seperti ganjang atau kecap asin dan minyak wijen. Agar tak jadi mubazir atau sayang karena hanya dipakai pada 1 atau 2 jenis masakan, Masak Apa Hari Ini merangkum sederet bumbu masak wajib punya yang bisa kamu gunakan ke dalam berbagai masakan Korea populer favorit kamu.

Gochugaru atau cabai bubuk

Talenan dengan cabai bubuk Korea dan gochujang
Bumbu masakan Korea yang wajib diantaranya adalah gochugaru dan gochujang. (Foto: Shutterstock)

Ini adalah salah satu bumbu wajib punya dan tak bisa disubstitusi dengan cabai bubuk lokal yang kita punya. Alasannya adalah cita rasa pedas gochugaru cenderung ‘enteng’ atau tak sepedas cabai bubuk versi Indonesia. Selain itu warna merah gochugaru lebih pekat dan kamu bisa menghasilkan warna merah yang seperti masakan restoran Korea. Cabai bubuk ini akrab digunakan untuk kimchi, sundubu jjigae, budae jjigae, tteokbokki, dan masih banyak lagi.

Gochujang atau pasta kedelai pedas 

Pasti kamu sering mendengar tentang pasta fermentasi kacang kedelai pedas yang difermentasi yang banyak digunakan pada banyak jenis masakan. Sederet yang populer adalah bibimbap, buldak, ayam goreng, nasi goreng, jjigae, Korean barbeque, dan masih banyak lagi. Gochujang adalah salah satu bumbu dasar pada masakan Korea seperti halnya bumbu dasar merah di dapur Nusantara. Setelah digunakan, simpan sisa gochujang dalam kulkas agar umur simpannya lebih lama.

Chunjang atau pasta kacang hitam

Jjajangmyeon atau mi saus hitam.
Chunjang adalah bumbu utama masakan Jjajangmyeon. (Foto: Shutterstock)

Kalau kamu penyuka jjajangmyeon, bumbu inilah yang menjadi bahan utama saus mi hitam yang merupakan adaptasi dari budaya Cina di Korea. Cita rasanya asin dengan rasa kacang hitam fermentasi yang cukup kuat. Selain jjajangmyeon, chunjang juga digunakan dalam resep jjajang tteokbokki,  jjajang bap (nasi yang disajikan dengan protein hewani atau sayuran yang dimasak bersama saus kacang hitam), dan berbagai masakan tumis.

Ganjang atau kecap asin

Ada banyak sekali hidangan yang menggunakan ganjang sebagai salah satu bumbunya, misalnya bulgogi, japchae, kimbapnasi goreng, bulgalbi, dan masih banyak lagi. Pada masakan Korea, ganjang digunakan sebagai bumbu marinasi, bumbu tumis, hingga sup. Mesti rasa asinnya tak serupa, ganjang bisa disubstitusi dengan shoyu atau kecap asin khas Jepang. Saking banyak sekali digunakan pada masakan, bumbu ini sama pentingnya seperti halnya kecap asin di dapur Cina atau kecap manis di dapur Nusantara.

Doenjang atau pasta kedelai

Deretan jangdokdae saat musim salju.
Jangdokdae atau wadah tanah liat untuk fermentasi bumbu masakan Korea. (Foto: Shutterstock)

Pernah melihat deretan gentong tanah liat ukuran besar di film Korea? Di Korea wadah ini disebut jangdokdae digunakan sebagai wadah proses fermentasi bumbu masak seperti gochujang, chunjang, dan bumbu lain yang membutuhkan proses fermentasi termasuk doenjang. Doenjang diproses dari kacang kedelai rebus yang difermentasi dengan garam hingga bertekstur padat dan warnanya menjadi cokelat tua. Cita rasa dan kepadatan teksturnya mirip seperti miso paste di dapur Jepang. Doenjang banyak masakan sup (tang) dan stew (jjigae).

Aekjeot atau kecap ikan 

Banyak yang bilang kecap ikan khas Korea memiliki rasa yang unik dan kurang pas rasanya bila diganti dengan kecap ikan versi lokal atau Thailand. Kecap ikan banyak digunakan pada hidangan populer seperti kimchi, tteokbokki, jjampong, dan berbagai masakan lainnya.

Nah, dari sederet bumbu masakan Korea di atas, adakah yang sudah kamu punya di dapur? Yuk, mulai belajar memasak hidangan negeri ginseng kesukaan diawali dengan melengkapi isi dapurmu dengan berbagai bumbu masakan Korea yang kini bisa kamu dapat dengan mudah di supermarket atau membelinya lewat marketplace secara online.

Artikel tersimpan di bagian favorit.
Artikel dibuang dari bagian favorit.